Ditulis oleh: Lucas Anderson
Diperbarui pada: 6/3/2025
Diperbarui pada: 6/3/2025
Favorit
Bagikan
Apa Perbedaan Antara Anggur Merah dan Anggur Putih?

Anggur merah dan anggur putih keduanya berasal dari anggur, tetapi cara pembuatannya sangat membedakan. Memahami perbedaan ini membuka dunia rasa, pilihan padanan, dan bahkan strategi penyimpanan baik bagi peminum rumahan maupun profesional.
Perbedaan Utama dalam Produksi
- Anggur merah dibuat dengan memfermentasi jus anggur bersama kulit, biji, dan kadang tangkainya. Proses ini menghasilkan warna, tanin, dan struktur yang lebih dalam.
- Anggur putih biasanya dibuat dengan memeras anggur lalu memfermentasi hanya jusnya — kulit dan biji cepat dihilangkan, sehingga ekstraksi warna dan tanin diminimalkan.
- Meskipun anggur putih berasal dari anggur merah atau berdaging gelap, kontak kulit yang terbatas membuat hasil akhir tetap pucat.
Bagaimana Kulit Anggur Mempengaruhi Anggur
Semua tergantung pada kulit anggur. Anggur merah mendapatkan warna, struktur tanin, dan senyawa fenolik kompleks dari kontak dengan kulit — terkadang selama minggu-minggu fermentasi. Sebaliknya, anggur putih difermentasi tanpa kulit, sehingga menghasilkan tubuh yang lebih ringan, rasa yang lebih segar, dan tekstur yang kurang menonjol.
- Anggur merah memiliki tanin yang terasa, yang menciptakan sensasi dan struktur di lidah.
- Anggur putih terasa lebih ringan, lebih segar, dan memberikan kesegaran dengan keasaman yang lebih dominan.
- Warna dan tekstur lebih dalam pada anggur merah berasal langsung dari kontak kulit, bukan hanya tipe anggur.

Rasa dan Aroma: Pengalaman yang Berbeda
- Anggur merah cenderung kuat, dengan rasa mulai dari buah beri matang dan ceri hingga rempah, tanah, dan aroma kayu oak.
- Anggur putih lebih segar, sering menampilkan aroma jeruk, apel, pir, buah batu, atau bunga.
- Tanin pada anggur merah memberikan sensasi kering; keasaman yang lebih tinggi pada anggur putih memberikan kesegaran yang menyegarkan.
Tips Penyajian dan Padanan
- Anggur merah umumnya lebih baik disajikan pada suhu sedikit hangat (10–18°C) untuk mengeluarkan aroma dan melembutkan tanin.
- Anggur putih bersinar saat disajikan dingin (6–12°C), menonjolkan kecerahan dan karakter menyegarkan.
- Anggur merah yang lebih berat cocok dipadankan dengan hidangan kuat seperti daging panggang, sementara anggur putih melengkapi makanan laut, unggas, dan hidangan lebih ringan.

Tabel Ringkasan: Anggur Merah vs Anggur Putih
- Anggur merah: difermentasi dengan kulit, warna pekat, tanin, sering kuat dan kompleks.
- Anggur putih: kulit dihilangkan, warna pucat, segar, tubuh ringan, dan biasanya lebih asam.
- Pilihan padanan, penyimpanan, dan gelas juga berbeda berdasarkan gaya anggur.