Favorit (0)
InIndonesian
Ditulis oleh: Ethan Parker
Diperbarui pada: 6/3/2025
Favorit
Bagikan

Apa itu Cynar Negroni?

Cynar Negroni dalam gelas rocks dengan twist jeruk

Sebuah Cynar Negroni adalah variasi khas dari Negroni klasik, menggantikan Campari dengan Cynar — amaro Italia yang manis-pahit terbuat dari artichoke dan campuran 13 herbal serta botani. Penggantian ini menghasilkan profil yang lebih dalam dan bersifat bumi dengan kompleksitas herbal dan kepahitan lembut, membawa sentuhan modern pada koktail yang abadi.

Asal Usul Cynar Negroni

Negroni asli Negroni berasal dari Florence pada awal abad ke-20, disukai karena keseimbangan gin, vermouth manis, dan Campari. Cynar, yang diperkenalkan pada tahun 1952, memasuki dunia koktail Italia sebagai aperitif herbal yang berani — tetapi tidak langsung dikenal di Negroni sampai kemudian. Bartender pada tahun 2000-an, terinspirasi oleh kebangkitan likuer pahit, mulai bereksperimen dengan amari seperti Cynar. Inilah yang melahirkan Cynar Negroni, kadang-kadang disebut "Artichoke Negroni", menawarkan alternatif menarik dengan rasa bertingkat dan aroma artichoke yang halus.

Memahami Cynar: Amaro Herbal

Cynar (diucapkan CHEE-nar) berbeda dari amari Italia lainnya terutama karena bahan dasarnya: daun artichoke. Meski begitu, rasanya lebih tentang aroma herbal — dengan catatan karamel, buah kering, dan kepahitan halus. Kandungan alkoholnya yang rendah (16,5–17% ABV) dan kepahitan yang mudah diterima membantunya menjadi dasar banyak koktail aperitivo dan digestivo di seluruh Italia dan luar negeri.

Perbandingan Cynar Negroni dan Negroni Klasik: Perbedaan Utama

  • Kepahitan: Cynar menghadirkan kepahitan yang lebih lembut dan bersifat bumi dibandingkan gigitan tajam dan citrusy dari Campari.
  • Rasa: Harapkan rasa herbal yang lebih mendalam, dengan sentuhan artichoke, karamel, kopi, dan herbal kering menggantikan jeruk pahit dan rhubarb dari Campari.
  • Warna: Cynar Negroni biasanya berwarna merah kecoklatan daripada merah cerah.
  • Aroma: Lebih halus, lebih bulat, dan bersifat bumi — terkadang bahkan gurih.
  • Alkohol: Koktail ini sedikit lebih rendah kadar alkoholnya karena kadar ABV Cynar yang lebih rendah.

Bagaimana Cynar Negroni Menjadi Klasik Bar

Saat koktail kerajinan naik daun di abad ke-21, bartender memilih amari kompleks seperti Cynar untuk keanekaragaman dan kedalamannya. Cynar Negroni, yang disukai di kalangan koktail urban, menjadi simbol petualangan minum — menawarkan pintu masuk ke dunia likuer herbal Italia. Kini kamu akan menemukannya dengan mudah di menu berdampingan dengan Negroni klasik, terutama di bar yang menyukai tradisi pahit Italia dan inovasi kreatif.

Resep Cynar Negroni

Resep Negroni klasik dengan Cynar sama sederhana dengan aslinya. Untuk hasil terbaik, gunakan bahan berkualitas, es kubus besar, dan twist jeruk untuk mengeluarkan aroma herbal Cynar.

  • 30 ml gin
  • 30 ml vermouth manis
  • 30 ml Cynar
  • Twist jeruk, untuk hiasan
Pouring Cynar Negroni ingredients over ice in a mixing glass
  • Isi gelas pencampur dengan es.
  • Tambahkan 30 ml gin, 30 ml vermouth manis, dan 30 ml Cynar.
  • Aduk selama 25–30 detik hingga dingin.
  • Saring ke gelas rocks di atas es kubus besar.
  • Hiasi dengan twist jeruk, peras minyak jeruk ke atas minuman.

Tips Rasa dan Penyajian

Cynar Negroni memiliki dasar rasa pahit-manis yang kaya dan bekerja dengan baik baik sebelum maupun sesudah makan. Bagi yang baru mencoba amari, bisa mencoba membagi komponen pahit — 15 ml Cynar dan 15 ml Campari — untuk kompleksitas tambahan. Kulit jeruk segar, dipelintir di atas gelas untuk mengeluarkan minyak, sangat penting untuk mengangkat aroma bersifat bumi tersebut.

Cynar Negroni with orange twist on marble

Mengapa Bartender dan Penikmat Minuman Menyukainya

Bagi penggemar koktail, Cynar Negroni menghadirkan ketertarikan dan rasa tanpa kepahitan yang berlebihan. Ini adalah minuman yang memberi penghargaan pada eksperimen — ganti gin dengan yang telah disimpan dalam tong untuk kedalaman lebih, atau coba vermouth berbeda untuk menambah rasa manis atau rempah. Sebagai persimpangan tradisi dan inovasi, ini bukti bagaimana Negroni bisa berkembang sambil tetap menjaga rohnya.