Diperbarui pada: 6/3/2025
Pengaruh Pegu Club pada Koktail Old Cuban

Sedikit bar modern yang membentuk budaya koktail sejelas Pegu Club di New York City. Dibuka pada tahun 2005 oleh visioner Audrey Saunders, tempat di Soho ini bukan hanya dinamai dari minuman gin klasik. Ini menjadi tempat lahir, panggung, dan kelas untuk generasi baru koktail—termasuk yang terkenal Old Cuban, yang tumbuh dari rasa penasaran yang tersembunyi menjadi favorit internasional di tangan mereka.
Bagaimana Pegu Club Menghidupkan Kembali Koktail Klasik
Pegu Club membuat tandanya dengan menghidupkan kembali teknik yang hilang dan menghormati resep yang tepat. Daripada fokus pada campuran sirup, Saunders dan timnya mempelajari DNA minuman bersejarah: rasio tepat, keseimbangan, jeruk segar, minuman beralkohol berkualitas tinggi, dan ilmu di balik pengocokan atau pengadukan yang benar. Ini bukan hanya nostalgia; ini adalah upaya mengembalikan standar pra-Prohibition ke setiap gelas.
Bersamaan dengan klasik ikonik seperti Gin & Tonic dan koktail eponim Pegu Club, staf bar mengembangkan—dan mempopulerkan—gelombang minuman baru yang berakar pada struktur klasik tetapi dengan sentuhan modern. Filosofi ini mengarah langsung pada Old Cuban.
Asal Usul dan Kebangkitan Old Cuban
Old Cuban tidak ditemukan di Havana, maupun oleh bartender Karibia. Itu adalah gagasan Audrey Saunders sendiri, dibuat pada awal 2000-an. Terinspirasi oleh struktur French 75 dan Mojito, resepnya menggabungkan rum tua, mint, bitters aromatik, gula, dan anggur bersoda—sebuah perpaduan teknik Karibia dan Eropa klasik.
- Rum tua menggantikan gin (pengaruh Mojito dengan minuman Dunia Lama)
- Bitters menambah kompleksitas (sebagai penghormatan pada minuman klasik dan tropis)
- Anggur bersoda kering untuk gelembung (mengikuti jejak French 75)
- Mint segar dan jeruk nipis mengangkat profil rasa, menolak kemanisan sirup
Awalnya, Old Cuban adalah favorit rumah—terkode, metodis, dan tepat dalam pelaksanaannya. Fokus Pegu Club pada teknik mengubah resep ini menjadi standar global, dengan bartender di seluruh dunia mengadopsi minuman dan pendekatan seimbangnya.

Resep Old Cuban Pegu Club (Langsung dari Sumber)
- 45 ml rum tua (sebaiknya gaya Kuba atau berbody ringan, untuk keseimbangan yang halus)
- 22,5 ml jus jeruk nipis segar
- 30 ml simple syrup (gula dan air 1:1)
- 2 ml Angostura bitters (2 tetes)
- 6–8 daun mint segar
- 60 ml anggur bersoda kering dingin (Brut Champagne atau Cava)
- Tangkai mint segar, untuk hiasan
- Tambahkan daun mint ke shaker; tekan perlahan dengan sirup dan jeruk nipis segar untuk mengeluarkan aroma.
- Tambahkan rum tua dan Angostura bitters; isi shaker dengan es.
- Kocok dengan cepat selama sekitar 12 detik untuk mendinginkan dan mengencerkan.
- Saring ganda ke dalam gelas coupe dingin.
- Tuang 60 ml anggur bersoda, aduk perlahan untuk mencampur.
- Hias dengan tangkai mint.
Koktail Ikonik Lain dari Pegu Club
Selain Old Cuban, Pegu Club dikenal dengan minuman yang kini menjadi andalan di bar dan rumah terbaik. Masing-masing menunjukkan ciri khas bar: keseimbangan, nuansa, dan penggunaan pintar rasa pahit atau jeruk. Pertimbangkan menambahkan orisinal ini ke repertoar rumah Anda:
- Gin-Gin Mule – Peningkatan tajam dan pedas dari Moscow Mule, menggabungkan gin, bir jahe, mint, dan jeruk nipis segar.
- Little Italy – Modifikasi Manhattan; rye whiskey, Cynar, dan vermouth manis untuk sentuhan manis pahit.
- Earl Grey MarTEAni – Gin, lemon, putih telur, gula, dan teh Earl Grey yang diseduh di rumah untuk koktail bunga dan halus.

Semangat Pegu Club bertahan, bukan hanya dalam resep-resep ini tapi juga dalam pendekatan di balik setiap tuangan: rasa ingin tahu, bahan berkualitas, dan ketelitian tepat. Old Cuban lebih dari sekadar minuman—itu adalah kapsul waktu rasa bagi siapa saja yang menyukai cerita bagus dalam gelas.